Journal

Mengenal Motocamping, Motoran Asik Bikin Mood Naik

Pandemi COVID-19 telah mengubah cara hidup kita sehari-hari, salah satunya aktivitas berlibur di akhir pekan. Mungkin kita terbiasa makan di restoran atau berbelanja di mall tanpa rasa khawatir. Kini, sebagian dari kita mencari alternatif berlibur lain untuk sejenak menyembuhkan diri dari ramai dan macetnya perkotaan.

 

 

Tidak dipungkiri bahwa kehidupan perkotaan itu melelahkan. Berangkat pagi pulang sore, tak jarang malam hari. Belum lagi pekerjaan yang kian tiada akhir. Maka dari itu, menghirup udara bebas di ruang terbuka menjadi salah satu pilihan tepat untuk bersantai dan mengapresiasi hidup.

 

 

Salah satu kegiatan berlibur yang unik dan berbeda yaitu “Motocamping”. Sesuai dengan namanya, Motocamping berarti berkemah bersama sepeda motor. Singkatnya, kamu hanya perlu membawa tenda dan perlengkapan camping lainnya dengan sepeda motor apapun yang kamu punya, lalu temukan tempat yang cocok untuk berkemah. Mudah, kan? Bahkan kegiatan ini bisa dilakukan sendirian atau bersama teman-teman.

 

 

Tahukah kamu? Kegiatan Motocamping ternyata sudah sangat populer sejak tahun 1940-an. Saat itu, Motocamping menjadi kegiatan yang biasa dilakukan oleh tentara di masa Perang Dunia.

 

 

Dengan sepeda motor, kamu bisa temukan titik-titik perhentian yang tidak bisa dijangkau oleh kendaraan roda empat. Kamu juga bisa jadi lebih dekat dengan warga setempat tanpa harus khawatir harus parkir di mana. 

 

 

Memangnya apa saja keuntungan Motocamping?

 

1. Merasakan Serunya Berpetualang

 

 

Selain untuk bersenang-senang, berpetualang membuat kita lebih bijak. Bijak dalam memilih, bijak dalam bertindak, bijak dalam bertutur, dan sebagainya. Mencintai alam adalah salah satu tanda kita mengapresiasi keagungan Sang Pencipta.

 

 

Menunggangi sepeda motor juga membuat petualangan kita semakin bermakna. Meski kita mungkin akan kehujanan atau kepanasan, kita bisa tetap merasakan sejuknya angin menerpa wajah, peka terhadap cuaca, menghirup aroma sekitar, dan membuat kita semakin bersyukur.

 

 

2. Menyatu dengan Alam

 

 

Bayangkan ketika kamu sudah sampai ke tempat yang dituju. Pasang tenda dan perapian, siapkan makan malam sederhana, minum secangkir kopi hangat di malam hari, tidur dalam kesunyian ditemani suara alam, lalu bangun keesokan pagi menghirup sejuknya udara dan menatap indahnya sekitar.

 

 

 

Tidak ada kemacetan, tidak ada kebisingan, tidak ada keributan. Di samping atau depan tenda, ada sepeda motor yang setia menemani untuk menjelajah hingga ke pelosok manapun.

 

 

3. Memaknai Kata “Cukup”

 

 

Keterbatasan membuat kita memaksimalkan semua hal yang kita punya. Dengan sepeda motor, kita sadar bahwa kita tidak memerlukan perlengkapan camping yang berlebihan. Intinya adalah persiapan yang matang agar petualangan terasa menyenangkan, bukan memberatkan.

 

 

 

“Cukup” juga artinya kita belajar bertahan dan keluar dari masalah dengan apa yang kita punya. Di tempat yang tidak kita kenal, kita hanya bisa bergantung pada diri sendiri atau teman yang bersama kita saat terjadi sesuatu yang tidak terduga, seperti luka fisik atau kendala mekanis pada motor.

 

 

 

Maka dari itu, penting untuk menentukan apa saja yang kita butuhkan dan mengesampingkan sesuatu yang tidak akan kita perlukan. Kemaslah barang dengan rapi untuk menghemat ruang dan pilihlah barang-barang yang ringan.

 

4. Memperbanyak Relasi

 

Source: instagram.com/stewartchung

Hanya orang-orang yang pernah melakukan Motocamping yang benar-benar tahu bagaimana rasanya. Perasaan bebas dan antusias bercampur tawa dan senda gurau selama perjalanan. Sama-sama terguyur hujan, beristirahat sambil mengisi bahan bakar, lalu mencari rute terbaik yang punya “harta karun” berupa pemandangan luar biasa yang tidak bisa ditemukan lewat rute tercepat. Berbagi makanan, belajar tentang motor, sampai mengobrol dengan warga setempat. Ada banyak pelajaran hidup yang bisa kita dapatkan dari mereka.

 

5. Menciptakan Kenangan

 

 

Pengalaman yang paling berkesan biasanya pengalaman yang jarang kita lalui. Satu kegiatan singkat namun punya banyak cerita yang akan selalu diingat bertahun-tahun lamanya. Satu hari dengan kejadian tak terduga. Sebuah kenangan yang bisa diceritakan kembali secara turun-temurun. Motocamping bukanlah hal yang bisa selalu kita lakukan secara rutin. Namun, Motocamping membuat kita tumbuh dengan mengajarkan kita bahwa dunia adalah tempat yang luas.

 

 

Bagi pemula, kegiatan ini mungkin terdengar sulit. Bodypack sudah rangkum semua tips yang bakal bikin Motocamping jadi kegiatan yang paling seru dan berkesan! Baca tips-tipsnya di sini!



Referensi:

 

Andreeto, Nicholas. 2020. Zen and the art of motorcycle camping.

https://www.motoreetto.it/lo-zen-e-larte-del-moto-campeggio/?lang=en

 

Vintage Motorcycle Camping (Pre 1980)

https://www.advrider.com/f/threads/vintage-motorcycle-camping-pre-1980.1202543/

 

Cook, Greg. 2019. 5 Good Reasons to Go Adventure Motorcycle Camping. Moto Domains.

Helliwell, Matthew. 2021. The Honda Cub: Small Bike Big Adventures. Mad or Nomad.

https://www.madornomad.com/the-honda-cub-small-bike-big-adventures/

 

Rosales, Brando. 2021. How-to: Get into moto-camping. MotoPinas.

https://www.motopinas.com/motorcycle-feature/how-to-get-into-moto-camping.html

 

6 Film Ini Bikin Kamu Pengen Keluar dari Rutinitas!

Kalau kamu suka jalan-jalan atau ingin keliling dunia, mungkin kamu juga suka film-film bertemakan traveling. Kamu bisa merasakan serunya berpetualang dari rumah atau bahkan kamu berencana mengunjungi tempat-tempat yang ada di film tersebut.

 

 

Berikut ini kami rangkum 5 film yang bisa kamu tonton untuk menginspirasi perjalananmu berikutnya!

 

1. THE SECRET LIFE OF WALTER MITTY (2013)

Film ini mengisahkan Walter Mitty, seorang editor foto di kantor penerbitan yang ingin “escape”. Untuk melepas rasa bosan, ia pun melamun dan membuat skenario hebat dalam otaknya. Suatu hari ia berkesempatan untuk memulai petualangan yang nyata. Mitty mengingatkan kita bahwa hanya melamun tidak akan menuntun kita pada apapun.

 

 

2. EUROTRIP (2004)

“Scotty doesn’t know, Scotty doesn’t know!” Anak 90-an mungkin tahu betapa lucunya film ini. Film ini menceritakan sekelompok remaja yang melakukan trip ke Eropa untuk mencari dan menemui seorang sahabat pena.

Banyak hal tak terduga dan menggelitik selama perjalanan tersebut. Akankah kamu melakukan hal serupa dengan teman se-gengmu?

 

3. INTO THE WILD (2007)

Film ini dibuat berdasarkan kisah nyata seorang pria bernama Christopher McCandless yang juga disapa Alexander Supertramp.

Christopher adalah seorang putra jutawan dan lulusan universitas terkenal, namun ia memilih untuk meninggalkan zona nyamannya untuk berpetualang dan mengarungi dunia sendirian. 

 

 

4. THE FUNDAMENTALS OF CARING (2016)

 

Film emosional ini dibintangi oleh Paul Rudd (Ant-Man), Selena Gomez, dan Craig Roberts. Paul Rudd memerankan Ben, seorang penulis yang kini menjadi pengasuh bagi seorang anak yang mengalami Distrofi (Pelemahan) Otot.

Ben berusaha meyakinkan ibu anak tersebut untuk melakukan perjalanan paling berkesan dalam hidupnya. Kalau kamu suka suasana perjalanan, inilah film yang harus masuk ke watchlist!

 

5. THE BUCKET LIST (2007)

Siapa yang tak kenal Morgan Freeman? Aktor senior yang terkenal dengan perannya sebagai “God” di film “Bruce Almighty” ini beradu peran dengan Jack Nicholson. Film ini berkisah tentang dua pria paruh baya yang berbeda profesi, yaitu jutawan dan montir.

Meski keduanya hidup dengan cara berbeda, mereka punya impian yang sama dalam daftar keinginannya. Mereka pun memulai petualangan dan membuat sisa hidupnya lebih bermakna.

 

 

6. DUE DATE (2010)

Pemeran utama Iron Man, Robert Downey Jr., berperan sebagai Peter Highman dan beradu akting dengan Zach Galifianakis.

Film ini akan membawamu berpetualang mengarungi bentangan alam yang indah penuh canda tawa.

 

So, jika kalian sedang ada di rumah dan tidak tahu apa yang ingin dilakukan, mungkin film-film di atas bisa menghibur. Selamat berlibur!

 

Enjoy your time and #MakeADifference

_____

 

 

 

 

 

 

Mitos dan Fakta Vitamin C yang Perlu Kamu Tahu

Orang bilang, mengonsumsi vitamin C lebih banyak bisa memperkuat ketahanan tubuh saat berpetualang sampai mencegah COVID-19. Apa benar begitu? Yuk, baca penjelasan seputar mitos dan fakta vitamin C di artikel ini!

 

Di tengah kemunculan ulang COVID-19 dan penyakit-penyakit lainnya, kita sering dapat saran dari orang-orang untuk perbanyak stok vitamin C agar imun tubuh meningkat dan badan lebih sehat. Selain itu, bagi yang sering beraktivitas di luar ruang, kita juga sering dengar bahwa mengonsumsi vitamin C lebih banyak bisa membuat tubuh lebih segar untuk diajak berpetualang.

Tapi, apakah itu semua benar adanya?

Hmmm…. meski banyak yang bilang begitu, bukan berarti kabar tersebut 100 persen benar ya, teman-teman! Kita tetap harus cek lagi faktanya supaya terhindar dari hoax dan tidak salah langkah dalam mengonsumsi obat. Biar nggak bingung lagi, yuk kita bahas mitos dan fakta seputar vitamin C!

Eits, tapi sebelum itu, kita kenal lebih dalam dulu ya, mengenai vitamin yang identik dengan rasa asam ini!

 

Kenalan Lebih Dalam dengan Vitamin C

Vitamin C, atau yang juga dikenal dengan nama kimia dari bentuk utamanya sebagai asam askorbat, merupakan vitamin yang banyak terkandung dalam berbagai buah dan sayur yang mudah ditemui. Misalnya jeruk, lemon, dan paprika. Kamu sering konsumsi buah dan sayur yang mengandung vitamin C, nggak?

Secara kimiawi, vitamin C tergolong sebagai salah satu vitamin yang paling sederhana dibandingkan vitamin lainnya. Oleh karena itu, vitamin C adalah vitamin yang pertama kali dipurifikasi dan ditentukan struktur kimianya.

Lebih jauh lagi, Vitamin C merupakan vitamin yang paling banyak diproduksi oleh industri. Ada yang dikemas dalam bentuk tablet hisap, kapsul, maupun minuman kaleng dan botol. Selain untuk konsumsi, vitamin C juga digunakan sebagai bahan dasar pembuatan produk perawatan kulit (skincare), seperti serum, essence, hingga krim wajah.

 

Mitos vs Fakta Tentang Vitamin C

 

 

1. Makin Banyak Dikonsumsi, Makin Bagus

 

Katanya, makin banyak mengonsumsi vitamin C, berarti makin bagus untuk tubuh. Terus, kabarnya lagi, kita setidaknya harus minum vitamin C 1000 mg setiap hari.

Vitamin C memang baik untuk dikonsumsi, asalkan sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu. Kebutuhan zat gizi mikro seperti vitamin dan mineral, umumnya mengacu pada Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan RI. AKG merupakan nilai kecukupan rata-rata yang disarankan bagi semua orang dalam satu lingkup yang sama.

Jika vitamin C dalam tubuh sangat berlebih, ada beberapa efek samping yang berbahaya, lho! Salah satunya yaitu organ hati akan bekerja lebih keras dan bisa menimbulkan masalah kesehatan lain yang merugikan kesehatan, seperti batu ginjal.

Selain itu, mengonsumsi vitamin C berlebih bisa menimbulkan gangguan pencernaan, seperti sakit perut (mulas), diare, mual, dan muntah. Kamu juga berisiko mengalami sakit kepala dan insomnia. Jadi, mulai sekarang konsumsi vitamin C sesuai dosis yang dianjurkan, ya!

 

2. Jeruk Merupakan Sumber Vitamin C Paling Baik

Kalau ngomongin vitamin C, pikiran kita pasti langsung terarah kepada buah jeruk. Betul apa betul, hayoo?

Tapi tau nggak sih, ternyata nggak ada tuh, yang namanya vitamin C yang bagus atau vitamin C yang paling baik. Semua sumber vitamin C itu baik, yang penting dikonsumsi sesuai dosis.

Jadi, jangan hanya terpaku pada satu sumber makanan aja, ya. Kamu boleh banget makan makanan sehat lainnya untuk mencukupi kebutuhan vitamin C harian kamu. 

 

3. Vitamin C Bisa Mencegah COVID-19

Ini dia nih, kabar yang sering diperbincangkan dan membuat heboh warga! Katanya, vitamin C bisa mencegah COVID-19! Hmmm.. mitos atau fakta, ya?

Jawabannya adalah Bukan fakta tapi juga bukan mitos!

Jadi, vitamin C ini memang memiliki kemampuan yang efektif dalam meningkatkan imun tubuh atau daya tahan tubuh. Nah, ketika imunitas sedang berada pada kondisi maksimal, risiko tubuh tertular penyakit (termasuk COVID-19) jadi menurun.

 

 

4. Vitamin C Baik Dikonsumsi saat Berpetualang atau Traveling

Orang bilang, mengonsumsi vitamin C bisa bikin badan lebih segar dan kuat untuk diajak berpetualang. Itu fakta atau mitos, ya?

Jawabannya adalah fakta! Membawa dan mengonsumsi vitamin C sepanjang perjalanan selalu jadi ide yang bagus, asalkan dalam takaran yang wajar untuk tubuhmu.  Kenapa? Karena vitamin C berperan penting dalam meredakan demam dan membasmi mikroba berbahaya.

Tapiii, jangan sampai kamu menganggap vitamin C bisa bekerja seperti doping dan membuat energimu selalu penuh. Namanya manusia, pasti juga bisa capek. Jadi, tetap ingat untuk beristirahat yang cukup dan minum air putih yang banyak ya!

 

 

Tapiiiiiiii, manfaat tersebut hanya bisa didapatkan jika diimbangi dengan gaya hidup sehat. Pencegahan COVID-19 akan efektif dan maksimal jika kamu menjalani gaya hidup sehat, yaitu menjaga pola makan sehat dan bergizi (termasuk mengonsumsi vitamin dan mineral sesuai dosis yang dianjurkan), olahraga teratur, istirahat yang cukup, melakukan vaksinasi, serta menaati protokol kesehatan 5M.

Jadi, meskipun kamu udah minum vitamin C sesuai dosis, tapi kamu nggak menjaga pola hidup sehat, nggak vaksin, dan nggak menerapkan 5M, ya sama aja bohong :( 

 

 

 

Itu tadi pembahasan mitos dan fakta seputar vitamin C yang beredar. Kamu tertipu di poin yang mana, nih? Atau tebakan kamu benar semua?

Pada intinya, mengonsumsi vitamin apa pun (termasuk vitamin C) selalu baik untuk tubuh; namun tetap harus menjaga takaran konsumsimu agar tidak berujung menjadi tindakan yang buruk bagi tubuh. Jika kamu menerapkan itu dengan sebaik-baiknya, tubuhmu pasti lebih bugar dan dijauhkan dari penyakit, deh!

Jadi, jangan lupa untuk terus menjaga kesehatan tubuhmu biar selalu siap untuk diajak berpetualang, ya!

Break boundaries and #MakeADifference

_____

 

 

Tertarik Mancing? Ini Dia Tipsnya Buat Pemula!

 

Memancing bisa jadi salah satu kegiatan yang seru untuk dilakukan bersama teman atau keluarga.

 

Kegiatan ini bisa dilakukan sambil mengapresiasi keindahan alam sekitar, baik di laut atau perairan air tawar seperti danau dan sungai.

 

 

Tak perlu takut jika ini adalah kegiatan memancing pertama bagimu. Ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk memulainya!

 

Terdapat beberapa macam peralatan memancing yang biasa disebut tackle. Alat-alat tersebut memiliki fungsi dan kegunaannya masing-masing.

 

 

Perlengkapan memancing yang sederhana sudah cukup dan tidak perlu berlebihan. Hal ini juga yang akan membuat kegiatan memancing terasa mudah dan menyenangkan. Kamu bisa kunjungi toko olahraga terdekat dan konsultasikan pada pemilik toko untuk menyediakan kebutuhan memancing sesuai budget dan kebutuhan.

 

Perlengkapan dasar yang harus kamu punya:

1. Joran (rod) dan reel

 

 

 

Joran atau tongkat pancing menjamin tanganmu aman dari gesekan senar/tali pancing saat melawan kekuatan ikan. Joran ini juga menjadi dudukan untuk reel. Reel sendiri berfungsi untuk menggulung senar.

 

 

2. Senar/tali pancing (fishing line)

 

 

Apa jadinya kalo mancing ga ada senar? Senar inilah yang menjadi awal mula dilakukannya kegiatan memancing ikan di zaman prasejarah.

 

 

Selain sebagai alat bantu utama dalam peralatan pancing, senar juga memiliki fungsi lainnya seperti, menggerakkan umpan agar menghasilkan action terbaik, menyamarkan umpan di dalam air, memberikan sensasi pada saat tarik-ulur dengan ikan, dan macam fungsi lainnya. Saat ini terdapat berbagai variasi dari peralatan pancing senar mulai dari bahan, kegunaan, karakter, hingga jenis-jenisnya.

 

 

3. Timah (pemberat) pancing

 

 

 

Fungsi utama peralatan pancing ini adalah sebagai pemberat agar lontaran yang dihasilkan ketika melempar umpan bisa melontar jauh sesuai dengan target dan lokasi yang diinginkan

 

 

4. Kail dan umpan pancing (lure)

 

 

Kail memiliki fungsi utama untuk mengaitkan mulut ikan yang memakan umpan yang telah terpasang pada kail tersebut. Masing-masing peralatan pancing kail memiliki ukuran dan bahan yang berbeda-beda, juga memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing. 

Umpan juga berperan penting dalam menarik perhatian ikan, baik itu umpan hidup atau umpan buatan.

 

5. Pelampung pancing (bobber)

 

 

 

Pelampung pancing (bobber) ini boleh digunakan atau tidak sama sekali. Namun, bobber ini berguna untuk menjadi penanda di mana umpan jatuh serta memberikan sinyal saat ada ikan yang mendekati atau memakan umpan. 

Jika membeli alat pancing di toko olahraga, maka pemilik toko juga biasanya akan merekomendasikan 1 set alat pancing yang lengkap berikut snap (penghubung bobber dan senar), swivel (pencegah kusutnya senar), dan stopper (penghenti laju bobber)

 

 

6. Kotak perlengkapan pancing (tackle box)

 

 

Kotak ini menyimpan umpan, kail, pemberat, dan alat-alat lain seperti gunting dan tang yang mungkin digunakan. 

 

 

7. Jaring ikan (landing net)

 

 

Jaring ini akan memudahkanmu saat menangkap ikan yang telah berhasil diangkat dari permukaan air.

 

 

 

8. Ember dan baki/nampan serbaguna

 

 

Ikan yang sudah ditangkap bisa dimasukkan ke dalam ember. Saat ini terdapat ember plastik yang bisa dilipat untuk menghemat ruang. Sedangkan nampan menjadi tempat untuk menyimpan umpan hidup seperti cacing dan udang. Baki ini juga digunakan untuk menyimpan peralatan kecil lainnya agar tidak hilang atau berceceran.

 

9. Kotak P3K

 

 

Selalu sediakan pertolongan pertama untuk kejadian yang tidak diinginkan seperti jari yang tertusuk kail atau kulit yang terkena kibasan ekor ikan yang tajam.

 

 

Berikut ini adalah beberapa hal yang patut diperhatikan untuk membuat kegiatan memancing lebih bermakna:

 

Catch & Release

 

 

Kita harus turut melestarikan populasi ikan dan lingkungan sekitarnya. Jika kebetulan kamu menangkap ikan yang dilindungi oleh pengelola setempat atau pemerintah, atau ikan tersebut boleh diambil namun ukurannya tidak sesuai keinginan, maka segeralah lepas kembali ikan tersebut.

Kembalikan dengan hati-hati dengan cara masukan ikan tersebut perlahan ke dalam air sambil ditahan. Saat ikan tersebut mulai bergerak barulah lepaskan ikan tersebut.

 

Utamakan Keselamatan!

 

 

  • Bagi pemula, ajaklah seorang teman untuk membantu jika terjadi sesuatu yang tidak inginkan
  • Berhati-hatilah saat memegang kail yang tajam
  • Perhatikan sekitar sebelum melempar umpan pancing. Jangan sampai membahayakan orang lain
  • Gunakan rompi pelampung saat memancing di tengah laut atau perairan dalam

 

Jaga Kelestarian Alam

 

 

Pemancing yang baik turut menjaga kelestarian alam serta memberi ruang bagi orang lain untuk bisa ikut menikmatinya. Kail pancing dan senar pancing juga bisa berbahaya, khususnya bagi anak-anak, burung, atau makhluk hidup lainnya. Maka dari itu, bawalah wadah khusus untuk menyimpannya.

 

 

Selain itu, buanglah sampah pada tempatnya atau bawa pulang jika tidak ada tempat sampah di area tersebut. 

 

Sudah siap memancing?

 

 

Untuk mulai memancing, carilah titik yang berumput atau berbatu sekitar perairan dangkal. Atau titik yang bagian dasarnya mulai berubah dari pasir menjadi kerikil atau pasir menjadi lumpur. Di sanalah biasanya ikan-ikan mencari makan atau berkembang biak.

 

 

Lalu, lemparlah umpan ke area tersebut dan perhatikan pelampung pancingnya. Bersikaplah tenang dan jangan membuat gerakan air tiba-tiba untuk mencegah ikan kabur ketakutan. Saat ikan menggigit umpan, tarik joran terlebih dahulu untuk mengencangkan kail pada mulut ikan dan mulailah memutar reel dengan hati-hati.

 

 

Nah itu tadi sedikit tips dan peralatan dasar memancing. Siapa nih yang bakal kamu ajak mancing weekend ini?

 

Stay safe and #MakeADifference

_____

 

Referensi:

 

Kurniawan, Wahyu. 2018. 9 Macam Peralatan Pancing yang Harus Diketahui Para Pemula.

https://review.bukalapak.com/hobbies/9-macam-peralatan-pancing-untuk-pemula-66954



U.S. Fish and Wildlife Service. 2017. A Guide to Fishing for the First Time.

https://usfws.medium.com/fishing-for-the-first-time-e4b0a551676

 

Cara Menyimpan Sambal Agar Bisa Dibawa Traveling

Mau bawa sambal bikinan ibu biar petualangan makin pedes? Ikuti tips mudah ini agar pelengkap makanan favoritmu ini bisa lebih awet dan bisa dibawa ke mana saja!

 

 

Senang traveling, tapi takut pergi ke tempat baru yang makanannya nggak familiar? Tenang aja, kamu nggak sendirian!

Seperti yang kita tahu, lidah orang Indonesia terbiasa menyantap makanan dengan bumbu yang tebal. Ini berbeda dengan citarasa negara lain, khususnya di benua Eropa dan Amerika, yang terbiasa menggunakan lebih sedikit bumbu untuk mempertahankan rasa asli dari bahan makanan yang digunakan.

 

 

Sadar atau tidak, hal ini bisa menimbulkan masalah sepele tapi penting; apa yang bisa kita lakukan kalau tiba-tiba kangen makanan Indonesia saat traveling?

Nah, kamu bisa bikin petualanganmu makin kaya rasa dengan membawa sambal!

 

 

Sambal adalah salah satu lauk (dan juga bumbu) wajib makanan Indonesia. Teksturnya yang lembut dan basah tentu bisa kamu bawa ke mana-mana dan jadi teman perjalananmu yang menyenangkan.

 

 

Tapi, gimana caranya kita membuat sambal tetap awet dan bisa disantap saat traveling berminggu-minggu?

Ini dia tips mudah untuk menyimpan sambal agar awet; biar bisa dibawa travelling ke mana aja!

 

 

 

1. Siapkan toples

 

 

 

 

Ini bakal jadi wadah yang kamu gunakan untuk menyimpan sambalmu. Toples kaca dengan tutup bersegel karet lebih baik karena tidak mudah terpapar bakteri dan lebih tahan terhadap suhu panas.

 

 

2. Rebus toples di dalam air mendidih

 


Biar bersih dan steril, rebus dulu toples yang akan kamu gunakan selama +10 menit

 

 

3. Tiriskan toplesmu hingga kering

 

 

 

Setelah kering dan kembali ke suhu ruangan, jangan kamu sentuh pakai tangan ya! Tujuan merebus toples itu supaya bersih dan steril, sedangkan kita nggak tahu apakah tanganmu bersih atau enggak.
Kamu bisa pakai capitan (alat penjepit masak) untuk memindahkan toplesnya, atau pakai sarung tangan maupun lap kain yang bersih.

 

 

4. Panaskan ulang sambal yang ingin kamu bawa

 

 

 

Hal ini akan mengurangi kadar air sambil membunuh bakteri yang mungkin terdapat pada sambal. Biar kondisinya makin enak disantap dan rasanya semakin mantap!

 

5. Pindahkan sambal ke dalam toples

 

 

Tak perlu menunggu lama, langsung aja masukkan sambal yang masih panas ke dalam toples.

 

 

6. Tutup toples dengan rapat, lalu rebus ulang di dalam air mendidih

 

 

 

Langkah ini penting agar sambal dan toples berada di suhu yang sama, sehingga sambal kamu bisa dikonsumsi untuk jangka waktu yang lebih lama. Lakukan ini selama +3 menit ya!

 

 

7. Tiriskan ulang toplesmu, dan sambalmu siap dibawa jalan-jalan!

 

 

 

 

8. Oya, gunakan sendok terpisah untuk mengeluarkan sambal dari dalam toples ya. Hindari menggunakan sendok yang sudah dimasukkan ke dalam mulut saat bersantap untuk mencegah berkembangnya bakteri dari mulut ke dalam sambal yang masih segar.

 

 

 

 

 

Dengan langkah ini, sambal yang sudah kamu siapkan tetap layak dikonsumsi hingga 1 sampai 2 bulan. Waktu yang cukup banyak untuk membuat petualanganmu lebih kaya rasa, bukan?

 

 

Nah, meski kamu membawa sambal saat traveling, cobalah untuk tetap memberanikan diri dan mencoba hidangan lokal di tempat yang kamu kunjungi. Kita tidak pernah tahu citarasa macam apa yang bisa kita temukan di sana. Dan, apa salahnya untuk mengajak lidah ikut berpetualang? Mungkin saja kamu justru akan merindukan citarasa baru itu.

 

 

Jadi, selamat berpetualang dan menemukan kenikmatan yang baru!

Break boundaries and #MakeADifference

_____

6 Simpul Penting yang Wajib Dikuasai Para Pecinta Outdoor

Berbagai simpul tali memiliki cara dan kegunaannya masing- masing. Ini 6 macam simpul yang penting untuk dikuasai, terutama buat kamu yang senang beraktivitas di alam bebas.

Pernah nggak sih kamu pergi berpetualang dengan seseorang yang jago banget dalam mengatur perkemahan, atau menyiapkan segala macam simpul, terpal, dan sebagainya?

Sebagai contoh; saat kamu masih membongkar tenda, mereka sudah selesai menyiapkan area untuk kayu bakar, menyiapkan tali jemuran, dan mengerjakan apa yang tampak seperti topi rajutan yang rumit.

Nah, jika kamu ingin punya keterampilan seperti mereka, kamu bisa mulai dengan menguasai 6 macam simpul berkemah dasar biar kamu bisa lebih jago dalam berpetualang.

1. Simpul Persegi

 

 

Simpul persegi atau dikenal juga sebagai simpul karang adalah simpul paling sederhana yang digunakan untuk mengamankan tali atau objek sekitar.

Simpul ini juga biasa digunakan untuk pertolongan pertama, khususnya dalam mengikat perban di sekitar luka untuk menghentikan pendarahan dengan cepat.

2. Prusik Knot

Simpul Prusik dapat memiliki beberapa kegunaan berkemah yang unik. Ia dapat digunakan sebagai ascender untuk panjat tebing atau mendaki gunung, bisa juga memanfaatkan kemampuan gesernya untuk menggantung benda-benda acak pada sebuah garis, atau untuk mengencangkan garis baru ke garis yang sudah ada.

3. Simpul Bowline

Simpul bowline dikenal juga sebagai simpul tiang. Ia membentuk lingkaran yang sederhana namun memiliki banyak manfaat dan tetap mudah dilepaskan.

Ini simpul yang cocok untuk pasak tenda. Ia juga simpul yang dapat diikatkan pada suatu benda, sehingga dapat berfungsi sebagai salah satu ujung tali terpal, tali jemuran, dan semacamnya.

4. Sheet Bend

Tikungan lembaran menghubungkan dua tali bersama-sama. Ini berguna untuk saat-saat ketika tidak ada tali pengikat yang cukup panjang untuk mencapai sesuatu, jadi kamu perlu menambahkan sedikit lagi. Kamu dapat menyelamatkan semua sisa kabel dan membuat semacam kabel Frankenstein, yang dirakit dari sisa-sisa tali yang harus dipotong.

5. Simpul Pangkal

Halangan cengkeh adalah salah satu simpul yang digunakan untuk mengikat tali pada suatu benda, terutama benda berbentuk silinder seperti pohon. Kamu mungkin sering melihatnya sebagai simpul yang dipakai cowboy untuk mengikat kudanya ke pagar.

Simpul pangkal (clove hitch) merupakan salah satu simpul yang paling sering digunakan dalam jangkar atau pembuatan tenda.

6. Simpul Tautline

Simpul tautline (tautline hitch) adalah simpul yang mudah dikendurkan atau ditegangkan. Karena itu, ia sering digunakan dalam membangun tenda untuk mengikat tali kemah ke pancang atau tali ke tiang.

Meskipun ada ratusan jenis simpul, mengetahui enam simpul penting ini adalah awal yang baik untuk berkemah dan siapa pun yang menjelajah ke alam bebas. Mulailah dengan pengetahuanmu tentang mengikat simpul dan kamu akan siap untuk banyak situasi.

Friluftsliv: Cara Orang Nordik Mencintai Alam

Tahukah kamu? Kecintaan masyarakat Nordik (Swedia, Denmark, Norwegia, Finlandia, Islandia, Kepulauan Faroe, dan Greenland) terhadap alam disebut dengan “friluftsliv” yang secara harfiah artinya “hidup di alam terbuka”.

 

 

Alam adalah bagian besar hidup masyarakat Nordik. Mereka percaya bahwa alam menjaga fisik dan mental. Istilah friluftsliv dipopulerkan di tahun 1850-an oleh seorang penyair dan penulis drama berkebangsaan Norwegia bernama Henrik Ibsen. 

 

 

Ibsen menggunakan istilah friluftsliv untuk menggambarkan manfaat menghabiskan waktu di alam bebas bagi kesehatan fisik dan mental. Saat ini istilah tersebut biasa digunakan oleh masyarakat Swedia, Norwegia, dan Denmark untuk merujuk saatnya makan siang di hutan, bersepeda ke tempat kerja atau lintas daerah, berenang di pinggir danau, atau bersantai di pegunungan. 

 

Sumber: BBC UK

 

Rupanya, negara-negara Skandinavia juga memiliki hukum yang membolehkan setiap warganya untuk berkemah di mana saja selama menghormati alam, satwa liar, dan warga setempat. Gaya hidup alam terbuka juga merupakan tradisi dan sejarah bagi masyarakat Nordik karena masyarakatnya sedikit di atas hamparan alam terbuka yang luas.

 

Sumber: Visit Norway

 

Hampir semua lokasi pegunungan atau pedesaan di sana dapat diakses secara gratis. Namun, ada juga beberapa lokasi yang melarang berkemah karena alasan tertentu. Jika ingin berkemah maka sebaiknya tanyakan dahulu pada warga lokal di sana untuk memastikannya.

 

Sumber: Sweden.se

 

Bahkan setelah negara-negara tersebut menjadi sangat maju dan modern, setiap warganya tetap memiliki rasa rindu dan cinta pada alam. Mereka juga turut aktif dalam kegiatan sukarela seperti Pramuka dan pemandu turis demi mengedukasi banyak orang akan pentingnya mencintai alam.

 

Sumber: Sweden.se

Sumber: Visit Norway

 

Negara Swedia memiliki jumlah penduduk sekitar 10 juta jiwa. Di dalamnya terdapat 25 organisasi non-profit bagi kegiatan friluftsliv dan memiliki sekitar 1,7 juta anggota. Menurut Lembaga Statistik Swedia (Statistics Sweden), 1 dari 3 penduduk Swedia menghabiskan waktu luangnya di alam terbuka setidaknya seminggu sekali. Bahkan lebih dari setengah populasi Swedia punya akses sendiri ke villa yang terletak di pesisir atau pinggir kota.

 

 

Ada juga hal menarik dari sisi dunia kerja di Skandinavia. Banyak perusahaan di sana mengizinkan pegawainya untuk menghabiskan waktu di luar ruangan saat jam kerja. Meski tidak diwajibkan, sebagian besar pegawai tentunya akan mengambil kesempatan tersebut terutama karena memang lingkungan kerja mereka dekat dengan alam.

 

 

Di perusahaan besar seperti Google atau Apple, kebijakan tersebut baru akan mulai dicoba. Hal tersebut terdengar aneh bagi warga Skandinavia karena hal tersebut adalah hal yang sangat lumrah dan menjadi rutinitas sehari-hari di sana. Lancarnya aliran darah serta oksigen ke otak juga merupakan salah satu manfaat bekerja di alam terbuka. Oleh karena itu, rapat di pinggir sungai atau di tengah hutan juga merupakan salah satu hal yang biasa bagi mereka karena alam memberikan banyak ide-ide segar.

 

Sumber: Visit Norway

 

Friluftsliv juga merupakan komitmen bagi warga di sana untuk terus mencintai alam, menikmati setiap keindahannya tanpa memandang umur, keadaan fisik, atau musim serta ramalan cuaca. Tentunya tanpa mengganggu atau merusakan tatanan alam.

 

Sumber: Visit Norway

Sumber: Visit Norway

 

Nah di bawah ini ada beberapa fakta unik lainnya soal friluftsliv:

    • Banyak Taman Kanak-kanak terletak di alam terbuka (friluftsbarnehager). Anak-anak di sana menghabiskan 80% waktunya di alam bebas.
    • Tidak aneh bagi warga di sana untuk melakukan kencan pertama di alam bebas.
    • Terdapat jurusan friluftsliv di beberapa kampus di sana.

 

  • Friluftsliv adalah salah satu alasan mengapa negara-negara di Eropa Utara dinobatkan sebagai negara-negara paling bahagia di dunia.

 

 

Sumber: Lonely Planet

Sumber: Forbes

 

Nah itu tadi beberapa info menarik tentang gaya hidup friluftsliv.

Kamu tertarik untuk memulainya? 

 

“Jika kau punya waktu untuk nonton Netflix atau TikTok, maka kau juga punya waktu untuk menghirup udara segar di alam terbuka.”

 

Connect. Calm down. Clear your head.

 

Relax. Refresh. Re-energize.

 

 

 

 

Referensi:

Savage, Mady. 2017. Friluftsliv: The Nordic concept of getting outdoors.

https://www.bbc.com/worklife/article/20171211-friluftsliv-the-nordic-concept-of-getting-outdoors

 

Visit Norway

https://www.visitnorway.com/things-to-do/outdoor-activities/friluftsliv/



Kangen Sekolah? Kenalan sama Tradisi "Back To School" di Negara Lain, Yuk!

Sekolah.

 

Bukan hanya sebuah bangunan, tapi juga tempat kita tumbuh, belajar, dan ciptakan beragam kisah. 

Ada rasa senang, takjub, bangga. Ada juga rasa takut, benci, dan malu. 

 

 

Tapi kita tidak dapat memungkiri bahwa masa-masa sekolah adalah salah satu masa yang paling kita rindukan. Apalagi mengingat hal-hal lucu dan konyol yang kita lakukan semasanya.

 

Mengikuti upacara bendera, menumpuknya PR, lupa membawa baju olahraga, ditegur guru killer, pusingnya ujian, merasakan patah hati, serta jutaan cerita lainnya yang terlalu banyak untuk ditulis atau diingat.

 

 

Kalian juga pasti pernah merasakan perasaan tegang bercampur senang saat pertama kali masuk sekolah, kan? Entah itu masuk sekolah baru atau memulai semester baru. Diantar orangtua, bertemu sahabat, sampai menyapa guru setelah sekian lama menghabiskan waktu untuk berlibur.

 

 

Kalau di Indonesia, ada namanya MOS (Masa Orientasi Siswa) atau MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah). Bagaimana di negara lain? Berikut ini kami rangkum beberapa tradisi “Back to School” yang ada di beberapa belahan dunia.

 

Jepang

 

Sumber: US Embassy Tokyo

 

Hari pertama sekolah di negeri Sakura ini memberikan semangat pembaruan. Banyak siswa di sana menerima tas ransel kaku bernama “randoseru”. Beberapa orangtua juga akan memberi hadiah berupa meja belajar baru sebagai harapan akan kesuksesan bagi anak-anak mereka.

 

Rusia

 

Sumber: Bright Star Kids

 

Di beberapa sekolah, para siswa dan orangtua akan berkumpul di luar sekolah, berfoto bersama, dan memberi bunga kepada guru. Para guru sebaliknya akan memberikan balon kepada para siswa. Murid perempuan yang masih kecil biasanya akan mengenakan pita putih pada rambutnya. Menariknya, salah satu murid perempuan termuda akan naik ke pundak murid laki-laki yang paling tua sambil membunyikan bel dan berjalan melewati barisan siswa sebagai tanda dimulainya hari sekolah yang baru. Hari pertama sekolah di Rusia disebut juga sebagai Hari Pengetahuan dan Keterampilan.

 

Arab Saudi

 

Sumber: Insider

 

Kegiatan belajar-mengajar di Arab Saudi tidak dimulai di hari pertama. Ada banyak kegiatan saat para siswa bersosialisasi dan mengenal satu sama lain, salah satunya pesta hidangan.

 

Vietnam

 

Sumber: Child Fund

 

Anak-anak sekolah di Vietnam mengenakan beragam kostum atau berseragam dan menampilkan beberapa jenis kesenian di hadapan keluarga di hari pertama bersekolah.

 

India

 

Sumber: Rediff

 

Hari pertama sekolah disebut sebagai “praveshanotshavan” atau Hari Penerimaan Siswa Baru. Payung adalah salah satu hadiah “Back to School” populer di negara ini karena musim sekolah biasanya bertepatan dengan musim hujan.

 

Kenya

 

Sumber: Child Fund

 

Mencukur rambut adalah salah satu tradisi yang sangat melekat bagi para pelajar di Kenya sebelum mereka masuk sekolah kembali.

 

Brazil

 

Sumber: The Brazilian Report

 

Ternyata bukan hanya bahan bakar minyak atau sembako yang harganya bisa naik. Di Brazil, harga perlengkapan sekolah melonjak hingga 5 kali lipat dibanding biasanya saat memulai tahun akademik baru. Oleh karena itu, banyak orangtua yang membelikan perlengkapan sekolah bagi anaknya jauh-jauh hari bahkan hingga 6 bulan sebelumnya.

 

Jerman

 

Sumber: BBC

 

Anak-anak di Jerman akan menerima “schultuete” yang berarti “tas sekolah” dari orangtua. Namun, tas ini tidak berbentuk seperti tas ransel pada umumnya. Tas ini berbentuk kerucut dan diisi perlengkapan sekolah dan permen. Tas ini bisa dibeli di toko atau dibuat sendiri di rumah. Rupanya tradisi ini sudah ada sejak tahun 1781! 

 

Belanda

 

Sumber: Parent Map

 

Bersepeda sudah menjadi kebiasaan warga Belanda. Tidak terkecuali saat mengantar anak mereka ke sekolah untuk pertama kalinya. “Bakfietsen” atau sepeda kargo menjadi moda transportasi yang menyenangkan bagi anak-anak di negeri Kincir Angin tersebut.

 

Apakah kalian menemukan beberapa persamaan di Indonesia dari tradisi “Back to School” di atas?

Tradisi apa yang paling kalian suka dan tunggu-tunggu?

 








Sumber:

 

Dyroff, Charlee. 2018. 9 back-to-school traditions from around the world.

https://www.insider.com/back-to-school-traditions-around-the-world-2018-8

 

Guerzon, Tiffany Doerr. 2015. Back-to-School Traditions Around the World.

https://www.parentmap.com/article/back-to-school-traditions-around-the-world

 

5 back-to-school traditions around the world,

https://www.childfund.org/Content/StoryDetail/17179871066/

 

10 Back To School Activities Around The World,

https://www.brightstarkids.com.au/blog/back-to-school-traditions-around-the-world/

 

Berpetualang dari Rumah: Rekomendasi Film

Film-film menarik yang bisa kamu tonton untuk merasakan kembali asyiknya berpetualang di alam bebas dan menikmati lokasi baru.

Bagi orang yang suka berpetualang, sering kali kita kehilangan semangat ketika menghabiskan waktu di rumah. Beberapa orang merasa terganggu saat mereka suka (dan ingin) jalan-jalan tapi tidak bisa melakukannya. Entah karena keadaan (seperti dikarantina karena penyakit) atau... murni karena tidak punya uang. Hal ini membuat apapun yang dilakukan di rumah terasa sangat menyebalkan.

Jadi, jika berpetualang adalah jalan ninjamu, kamu bisa mencoba merasakan asyiknya mengunjungi tempat baru lewat film-film berikut ini yang, bisa membuat kita lebih menghargai pemandangan indah dan kisah mengharukan yang diceritakan melalui layar.

 

  • City Of Ghosts (2002)

 

City Of Ghosts mengikuti kisah Jimmy, seorang penipu ulung yang harus melarikan diri ke Asia Tenggara karena menjadi incaran polisi akibat kasus fraud pada sebuah perusahaan asuransi di New York.

Lewat film crime-thriller ini, kita diajak merasakan keseruan mengelilingi jalan-jalan ramai di Bangkok dan Kamboja; salah dua destinasi impian bagi kita warga Asia Tenggara. Bedanya, kita tidak menikmatinya dengan berjalan pelan, melainkan berlari karena adrenalin yang meningkat akibat ledakan dan adegan kejar-kejaran.

 

  • Little Miss Sunshine (2006)

 

 

Fun fact; ini adalah salah satu film yang menjadi inspirasi banyak orang di dunia untuk mencicipi asyiknya berkendara antar kota naik mobil van Volkswagen.

Little Miss Sunshine sendiri menceritakan sebuah keluarga aneh nan lucu yang, karena sebuah perkara, harus melakukan perjalanan bersama ke Amerika Barat. Kebetulan, satu-satunya opsi yang bisa mereka pilih adalah lewat jalur darat naik van klasik.

Selain menyajikan pemandangan yang ciamik, kamu juga bisa mendapatkan perspektif yang segar dalam memandang hubungan keluarga dari film ini.

 

  • Eat Pray Love (2010)

 

Asmara + kuliner + Julia Robert + Bali; empat hal yang sangat kamu cintai itu berkumpul jadi satu di film ini!

Eat Pray Love adalah film adaptasi novel dengan judul yang sama, mengisahkan hubungan percintaan lucu-lucu-sedih yang berlatar di tiga negara; Italia, India, dan Indonesia. Selain bikin kesemsem, menonton film ini bisa menyebabkan hasrat bersepeda keliling Bali makin tinggi!

 

  • The Secret Life of Walter Mitty (2013)

 

Film blockbuster ini mengikuti kisah Walter, seorang pekerja biasa yang menantang diri untuk mencari negatif foto yang hilang milik jurnalis foto legendaris bernama Sean O'Connell. Pencarian ini ternyata membawanya pergi jauh hingga ke Greenland, Himalaya, dan Islandia; bertemu dengan petualangan yang sarat makna.

Duh, semoga kita semua bisa dapat kesempatan mengunjungi negara-negara itu ya!

 

  • How To with John Wilson (2020)

 

Series dokumenter ini mengajak kita “menjadi” warga New York sepenuhnya. Kita diajak berkeliling, melihat-lihat, dan berinteraksi dengan warga setempat lewat sebuah pertanyaan sederhana namun penting di setiap episodenya.

Seperti berjalan kaki di kota sendiri, kita bakal menemukan perasaan campur aduk dari setiap sudut New York. Mulai dari takjub, unik, asyik, hingga bingung, aneh, maupun sedih.

 

 

Membaca daftar ini, kita pasti merasa bahwa semua itu tidak akan bisa menggantikan pengalaman keluar dan 'ke alam liar' secara langsung. Tetapi, jika keadaan (dan kondisi kantong) tidak bersahabat, semoga film-film ini semua bisa mengobati rasa rindu mengunjungi tempat baru, dan mengajakmu mengunjungi tempat baru hanya dari sofa!

Ternyata Putri Duyung Itu Benar-Benar Ada!

Siapa sangka, sosok putri duyung yang dikisahkan dalam folklor lawas ternyata bisa kita temukan di dunia nyata dalam wujud seorang perempuan bernama Nadya Vessey.

 

Kita pasti sekali-dua pernah mendengar tentang kisah putri duyung. Mungkin lewat buku dongeng lawas The Little Mermaid (1836) karya Hans Christian Andersen, atau interpretasinya dalam film animasi populer dengan judul yang sama di tahun 1989. Ingat, kan? Putri duyung bernama Ariel yang jatuh cinta pada Prince Eric? hehehe.

Selama ratusan tahun, cerita tentang putri duyung terus dikisahkan dalam berbagai bentuk tanpa pernah ada bukti yang jelas apakah makhluk tersebut benar adanya atau tidak. Tapi siapa sangka, makhluk tersebut ternyata bisa kita lihat dengan mata kepala sendiri setidaknya sejak 2009? Ia berwujud seorang perempuan bernama Nadya Vessey.

 

 

Vessey adalah seorang penyintas amputasi kaki asal New Zealand. Ia terlahir dengan dengan kondisi congenital deformity, yang membuatnya harus kehilangan kedua kaki di umur 7 dan 16 tahun. Karena itu, ia menjalankan aktivitasnya menggunakan sepasang kaki prostetik.

Suatu hari, Vessey pergi berenang ke pinggir laut dekat rumahnya di Auckland, New Zealand. Saat melepas kaki prostetiknya, seorang anak kecil bertanya kenapa Vessey tidak punya kaki. Dengan enteng, ia menjawab; “karena aku adalah putri duyung”.

 

 

Berawal dari kebohongan kecil tersebut, Vessey mulai berpikir apa jadinya jika ia benar-benar bisa menjadi sesosok putri duyung. Ia pun memberanikan diri untuk mengirim email pada Weta Workshop dan bertanya apakah mereka bisa membantu Vessey mewujudkan keinginan absurdnya itu. (Buat kalian yang belum tahu, Weta Workshop adalah perusahaan special-effect yang menggarap banyak film juara Academy Awards. Contoh yang paling terkenal adalah trilogi Lord of the Rings).

Sir Richard Taylor, cofounder Weta Workshop, langsung tertarik mewujudkannya. Dalam dua tahun, tim Weta Workshop berhasil merancang bawahan khusus dari campuran neoprene dan plastik yang dibalut kain likra, dihiasi “sisik”, serta ujungnya dibentuk menyerupai ekor ikan. Atau, kita bisa menyebutnya sebagai “ekor putri duyung” khusus untuk Vessey.

Sejak saat itu, Vessey menjalankan dua identitas sekaligus; perempuan berkaki prostetik saat di darat, dan sesosok putri duyung ketika dekat air.

 

 

Teknologi memang punya pengaruh besar terhadap berbagai aktivitas manusia yang berkaitan dengan alam, tapi rasanya kita tidak memperkirakan bahwa pengaruhnya akan sampai ke tahap ‘mewujudkan’ sesuatu yang awalnya hanya sebatas khayalan. Siapa tahu, jika menunggu lebih lama lagi, kita bisa menemukan manusia-manusia yang punya sayap? Atau bisa mengeluarkan jaring laba-laba dan bergelantungan ke sana kemari seperti Spiderman?

Cukup menarik menantikan kejutan apa lagi yang akan dilahirkan teknologi di waktu-waktu ke depan.

Copyright © 2020 PT. Dua Puluh Tiga